<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Keramik on UV Curing Tube</title>
		<link>http://uv-curing-tube.com/id/tags/keramik/</link>
		<description>Recent content in Keramik on UV Curing Tube</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 00:09:10 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://uv-curing-tube.com/id/tags/keramik/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Lampu UV gallium untuk pencetakan keramik</title>
				<link>http://uv-curing-tube.com/id/posts/gallium-uv-lamp-for-ceramic-print/</link>
				<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 00:09:10 +0800</pubDate>
				<guid>http://uv-curing-tube.com/id/posts/gallium-uv-lamp-for-ceramic-print/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://uv-curing-tube.com/images/160959689126cad3dde3475545820c11.png&#34; alt=&#34;Lampu UV gallium untuk pencetakan keramik&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pada proses pencetakan keramik, unit pengeringan merupakan faktor penentu kecepatan dan kualitas hasil cetakan. Jika output cahaya yang dihasilkan tidak sesuai dengan spesifikasi fotoinisiator yang digunakan, maka proses pengikatan antar molekul zat pewarna akan terhambat. Akibatnya, tinta tetap lengket, zat pewarna bercampur satu sama lain, dan lapisan pelindungnya tidak dapat menempel dengan baik. Kami menciptakan lampu UV berbahan galium khusus untuk proses pencetakan keramik, agar masalah-masalah tersebut dapat diatasi.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apa yang penting dalam desain lampu ini?&lt;/strong&gt;&#xA;Lampu ini menggunakan gas merkuri yang diberi kandungan galium, sehingga menghasilkan cahaya dengan panjang gelombang sekitar 395 nm. Panjang gelombang ini lebih efektif untuk menembus zat pewarna pada tinta keramik dibandingkan panjang gelombang 365 nm. Dengan &lt;a href=&#34;https://o-yate.com&#34;&gt;demikian&lt;/a&gt;, proses pengikatan antar molekul zat pewarna dapat berlangsung secara sempurna, tanpa menyebabkan permukaan menjadi terlalu kering. Intensitas sinar yang dihasilkan mencapai 2.000 mW/cm² pada permukaan substrat, sedangkan total energi yang dihasilkan mencapai lebih dari 800 mJ/cm² pada jarak 300 mm dari lampu.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
